Pada hari senin kemarin (21/10) Fakultas teknik mulai
menyelenggarakan UTS(Ujian Tengah Semester) dan dimulai pada pagi hari pukul
08.00 Waktu Indonesia Bagian Kampus 1 Unswagati Cirebon, seperti tingkat yang
lebih atas lainya, tingkat 1 melaksanakan UTS dengan penuh keseriusan.
Jika melihat pelaksanaanya mereka rata-rata sudah siap,
namun berbeda jika dilihat pada persiapan terutama jika dilihat antrian di
Teller BJB Kampus 1 pada hari sabtu kemarin(19/10). Walaupun di hari sabtu
hanya setengah hari jam kerja dikarenakan hari terakhir untuk membayar
Setoran terlihat menumpuk antrian
Mahasiswa termasuk beberapa mahasiwa Tingka I-III Fakultas Teknik di tambah lagi
kekecewaan Mahasiswa yang sejak pagi yang telah antri dikarenakan pada pukul
09.30 mengalami mati lampu sehingga transaksi tidak dapat lagi dilakukan
walaupun pada pukul 11.30 nyala kembali tetapi tidak Koneksi di BJB kampus 1
tidak dapat terhubung. Lengkap sudah kekecewaan Mahasiswa mengingat pada hari
sabtu hanya BJB yang berada dikampus lah yang masih melayani transaksi.
“semestinya ada Genset buat antisipasi mati lampu,masa ga ada.Kalo udah mati
lampu gini kan ga bisa ngapa-ngapain lagi.” Ujar Asep Ibeng Rosandi salah satu
Mahasiswa Teknik sipil yang telah lama mengantri .
Kejadian hari sabtu tersebut berdampak pada terlambatnya
beberapa mahasiswa Tingkat 1 Fakultas Teknik mengikuti UTS dikarenakan mereka
menunggu sampai pukul 08.00 untuk
dapat melakukan pembayaran DPP di BJB sebagai salah satu syarat megikuti UTS,
selajutnya tadi pagi juga terlihat keramaian di Sekretariat Fakultas Teknik
oleh Mahasiswa yang akan mengambil Kartu peserta UTS.
“UTS yang pertama ini biasa saja seperti ujian-ujian biasa
yang saya ikuti waktu SMA atau SMP Cuma mungkin sekarang kelasnya beda
sekarangka kita sudah Mahasiswa.”kutip dari Dedi Wasis Mahasiswa Tingkat 1
Fakultas Teknik. Berbeda dengan Dedi, Bagus Prayoga mengatakan”UTS ini simple
ajah, Cuma untuk pemberitahuan pembayarannya itu terlalu mendadak gitu.”
0 komentar:
Posting Komentar